Kamis, 07 April 2011

Cara membuat menu horizontal pada blog

Cara Membuat Menu Horizontal........
menu horizontal
Contoh Menu Berdasarkan Warna

Link Menu:
Kuning: http://sites.google.com/site/marcellinoagatha/javascript/kuning.gif
Ungu: http://sites.google.com/site/marcellinoagatha/javascript/ungu.gif
Merah: http://sites.google.com/site/marcellinoagatha/javascript/merah.gif
Hijau: http://sites.google.com/site/marcellinoagatha/javascript/hijau.gif
Hitam: http://sites.google.com/site/marcellinoagatha/javascript/hitam.gif
Coklat: http://sites.google.com/site/marcellinoagatha/javascript/coklat.gif
BiruMuda: http://sites.google.com/site/marcellinoagatha/javascript/biru-muda.gif
BiruTua: http://sites.google.com/site/marcellinoagatha/javascript/biru.gif
Abu-abu: http://sites.google.com/site/marcellinoagatha/javascript/abu-abu.gif

Sebelumnya pastikan setiap artikel anda sudah di buat label (dikelompokkan)
Ok...langsung saja, Berikut langkah-langkah Cara Membuat Menu Horizontal pada Blog:

1. Login ke blogger anda
2. Klik Tata Letak
3. Klik Edit HTML dan backup terlebih dahulu template anda
4. Beri tanda centang pada kotak "Expand Widget Templates".
5. Cari script seperti ini ]]></b:skin>
Untuk mempermudah pencarian, pada keyboard tekan CTRL dan F, lalu masukkan code yang dicari ]]></b:skin> pada kolom cari atau find.
Letakkan script di bawah ini diatas ]]></b:skin>

#tabshori {
float:left;
width:100%;
font-size:13px;
border-bottom:1px solid #2763A5;
line-height:normal;
}
#tabshori ul {
margin:0;
padding:10px 10px 0 50px;
list-style:none;
}
#tabshori li {
display:inline;
margin:0;
padding:0;
}
#tabshori a {
float:left;
background: url("http://sites.google.com/site/marcellinoagatha/javascript/kuning.gif") no-repeat left top;
margin:0;
padding:0 0 0 4px;
text-decoration:none;
}
#tabshori a span {
float:left;
display:block;
background: url("http://sites.google.com/site/marcellinoagatha/javascript/kuning.gif") no-repeat right top;
padding:5px 14px 4px 4px;
color:#fff;
}
/* Commented Backslash Hack hides rule from IE5-Mac \*/
#tabshori a span {float:none;}
/* End IE5-Mac hack */
#tabshori a:hover {
background-position:0% -42px;
}
#tabshori a:hover span {
background-position:100% -42px;
}

6. Teks yang warna merah adalah Link Menu untuk menu warna kuning.
Ganti Link teks yang berwarna merah dengan warna Link menu yang anda sukai.

7. Copy script dibwah ini di atas atau di bawah code <div id="content-wrapper">. atau
Tiap template berbeda-beda. Untuk template di blog ini menggunakan <div id="outer-wrapper">
Jika code tidak ketemu, untuk mempermudah pencarian pada kolom cari atau find cukup anda ketikkan <div id=
Jika sudah ketemu lalu letakkan script dibawah ini diatas atau dibawah code <div id="content-wrapper">.
 atau <div id="outer-wrapper">.


<div id="tabshori">
<ul>
<li><a href="http://marcellinoagatha.blogspot.com"><span>Home</span></a></li>
<li><a href="http://marcellinoagatha.blogspot.com/search/label/Info%20Berita"><span>
Info Berita</span></a></li>
<li><a href="http://marcellinoagatha.blogspot.com/search/label/Tips-trik%20Blog"><span>
Tips-trik Blog </span></a></li>
<li><a href="http://marcellinoagatha.blogspot.com/search/label/Komputer"><span>
Komputer</span></a></li>
<li><a href="http://marcellinoagatha.blogspot.com/search/label/Selluler"><span>Selluler</span></a></li>
</ul>
</div >

Ganti teks yang berwarna merah diatas dengan link artikel blog anda atau bisa juga link zulpeNhouse :D.
Mungkin anda yang pernah mencoba tutorial blog membuat menu horizontal dari blog lain pasti menemukan script diatas di letakkan di atas code 
<div id="outer-wrapper">. Tetapi sebenar nya meletakkan script code <div id="outer-wrapper"> dibawah itu bisa.

Tinggal anda coba saja ingin meletakkan nya diatas atau di bawah tergantung dari template yang anda gunakan.

8. Klik Pratinjau. Jika sudah yakin baru anda klik Simpan Template

Tiap template hasil nya berbeda-beda.
Semoga anda dapat berhasil menerapkan tutorial Cara Membuat Menu Horizontal pada Blog anda


Panduan Membuat Blog

Blog sebuah gaya hidup baru era digital yang sudah meluas di berbagai kalangan, dengan tujuan masing-masing orang membuat blog untuk kepentingan personal, komersial maupun organisasi. Untuk saling bertukar pikiran, opini maupun saran itulah salah satu tujuan orang membuat blog. Tapi sebagian orang masih belum bisa tentang cara membuat blog. bagaimanakah membuat blog secara gratis itu?

langkah pertama yang harus Anda punya adalah alamat email. Jika belum mempunyai alamat email silahkan ikuti panduan dibawah ini.


Penulis meyarankan membuat email di gmail (google mail) karena satu layanan dengan blogger yang menyediakan layanan blog secara gratis.

Panduan Membuat Email Gmail
  1. Masuk alamat www.gmail.com
  2. Lalu klik tombol "Buat akun"

  3. Lalu setelah itu akan muncul form-form yang harus Anda isi dengan benar dan sesuai data diri Anda.
  4. Setelah semuanya terisi dan vertifikasi kata sudah diisi dengan benar klik tombol "Saya Menerima. Buat Akunku."

  5. kalau semua form diisi dengan benar alamat dan mengklik tombol "Saya menerima. Buat.." alamat emailpun sudah jadi.

Nah setelah kita punya alamat email kita bisa membuat blog dengan cara sebagai berikut :

Selain email dari Gmail kita pun bisa mendaftar blog dengan alamat email yang lainya misalnya Yahoo Mail, Plasa dan yang lainya
Oke kita bahas cara membuat blog dari awal.

Cara Membuat Blog di Blogger
  1. Masuk alamat www.blogger.com
  2. Lalu klik tombol navigasi "Ciptakan Blog Anda"
  3. Lalu isi form yang mucul dengan benar sesuai data diri Anda

    Setelah diisi dengan benar contreng kotak "Saya Menerima..." Lalu klik tombol "Lanjutkan"
  4. Lalu akan muncul konfigurasi nama blog Anda seperti dibawah ini, isi judul blog dan alamat blog Anda



    Setelah diisi klik tombol "Lanjutkan"
  5. Setelah langkah ke empat selesai sekarang pilih sebuah template Anda. Pilih template yang Anda sukai kemudian klik tombol "Lanjutkan"
  6. Dan blog Anda sudah jadi apabila ingin memposting silahkan klik tombol "Mulai Blogging"
Mudah kan membuat blog itu? dengan blog Anda bisa lebih keren lho . Happy blogging!! celebrate
 

sumber :http://tutorial-jitu.blogspot.com

Memberi ''read more'' pada Blog

Kali ini kita akanm membahas blog tutorial tentang cara memberi readmore otomatis
Saya berniat akan memberikan sedikit info tentang blog tutorial yaitu tentang readmore otomatis .Langsung saja ya. Kita akan membahan tentang read more.Karena banyak nya postingan. Sehingga blog kita tidak efektif, karena panjangnya
setiap postingan...,,??
Mungkin kita bisa memberi read more otomatis. Kita akan membahas tentang readmore yang menggunakan gambar.

Berikutlangkahnya..
1. Log in blogger.com
2. Dasbor > tata letak > edit HTML
3. Centang Expand Template Widget
4. Cari kode </head>
5. Copy kode di bawah ini,dan letakkan di atas </head>

<script type='text/javascript'>
var thumbnail_mode = "float" ;
summary_noimg = 250;
summary_img = 250;
img_thumb_height = 120;
img_thumb_width = 120;
</script>
<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
/******************************************
Auto-readmore link script, version 2.0 (for blogspot)
(C)2008 by Anhvo
visit http://en.vietwebguide.com to get more cool hacks
********************************************/
function removeHtmlTag(strx,chop){
if(strx.indexOf("<")!=-1)
{
var s = strx.split("<");
for(var i=0;i<s.length;i++){
if(s[i].indexOf(">")!=-1){
s[i] = s[i].substring(s[i].indexOf(">")+1,s[i].length);
}
}
strx = s.join("");
}
chop = (chop < strx.length-1) ? chop : strx.length-2;
while(strx.charAt(chop-1)!=' ' && strx.indexOf(' ',chop)!=-1) chop++;
strx = strx.substring(0,chop-1);
return strx+'...';
}
function createSummaryAndThumb(pID){
var div = document.getElementById(pID);
var imgtag = "";
var img = div.getElementsByTagName("img");
var summ = summary_noimg;
if(img.length>=1) {
imgtag = '<span style="float:left; padding:0px 10px 5px 0px;"><img src="'+img[0].src+'" width="'+img_thumb_width+'px" height="'+img_thumb_height+'px"/></span>';
summ = summary_img;
}
var summary = imgtag + '<div>' + removeHtmlTag(div.innerHTML,summ) + '</div>';
div.innerHTML = summary;
}
//]]>
</script>

6. Lalu cari kode <data:post.body/>

7. Ganti kode tersebut dengan kode di bawah ini..

  
readmore otomatis dengan gambar :                                                                

<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;item&quot;'>
<div expr:id='&quot;summary&quot; + data:post.id'><data:post.body/></div>
<script type='text/javascript'>createSummaryAndThumb(&quot;summary<data:post.id/>&quot;);</script>
<span class='rmlink' style='float:right'><a expr:href='data:post.url'><img src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEifxxkoFywNdU4tA30wh0R-e7hhWYZPIc8Seb_cqWpF1BZAdiDuAboYdpc0seqhj8dbVsmLSIAJNqbYT47L8EKz1myvLOnJ7pj_zItyZI16GlQR1UnFz1hmib72-EK9K7OfNsTS-3VUl8dP/'/></a></span>
</b:if>
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'><data:post.body/></b:if>


read more otomatis dengan gambar : 

   
<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;item&quot;'>
<div expr:id='&quot;summary&quot; + data:post.id'><data:post.body/></div>
<script type='text/javascript'>createSummaryAndThumb(&quot;summary<data:post.id/>&quot;);</script>
<span class='rmlink' style='float:right'><a expr:href='data:post.url'><img src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi9PdGEUCJiExTw_6qKkn50Pb_mKTwxDRxmnMhlM1qqaV4X5hVYkHy4V2zD67-lBFt1F3FeRL9ymi5bEDRQp_xgFODd7SxirTqLZPZFXP_xuMytLuVb1q5YKbvR9dHiVVFiekxjhzfrVkI/s1600/readmore.gif'/></a></span>
</b:if>
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'><data:post.body/></b:if>
  read more otomatis dengan gambar  :                                            

         

<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;item&quot;'>
<div expr:id='&quot;summary&quot; + data:post.id'><data:post.body/></div>
<script type='text/javascript'>createSummaryAndThumb(&quot;summary<data:post.id/>&quot;);</script>
<span class='rmlink' style='float:right'><a expr:href='data:post.url'><img src='https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh98D_PZ6LY96lhWxH15BrxTyj0Gi3XlS4kACF6ypsfL-jSvEGj66dtgTzMwU7xzofirz9NvBpW5kyuPgUz7gapRSczShfF1kB7HJctMmxfTfRqpS9vAY4Zxige0OMrm_Peiqv3IpwcKL8/s320/a1ifte.png'/></a></span>
</b:if>
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'><data:post.body/></b:if>
 8    Simpan template......
      SELAMAT MENCOBA YA READ MORE OTOMATIS INI


created : by zulpen

BUDIDAYA JAMUR TIRAM

AGRIBISNIS jamur tiram, di Nusa Tenggara Barat, sampai saat ini masih tergolong hal baru. Di Jawa dan Bali, bisnis ini sudah cukup lama dikenal. Di Lombok, tidak banyak bahkan bisa dikatakan hanya satu dua saja yang menggeluti usaha ini. Salah satunya adalah usaha yang dirintis Ir. M. Mahrup Kaseh sejak tahun 1989. Hingga kini usaha itu masih bertahan dan terus melakukan inovasi pada teknik budidaya dan pengembangan pemasarannya sehingga menjadi agribisnis yang utuh dan mudah dilaksanakan sebagai teknologi tepat guna yang ramah lingkungan.
Pengembangan teknik budidaya ini dipermudah dengan menggunakan bibit sebar dedan dengan media yang mudah dan murah. Alat pres dan alat sterilisasi direkayasa sendiri sehingga mudah dilaksanakan dengan hasil yang baik. “Teknik dan alat yang digunakan merupakan hasil pencarian terus menerus,” ungkap pensiunan PNS ini yang mengaku, belajar membudidayakan jamur lewat buku, potongan-potongan koran, majalah dan informasi yang ia kumpulkan.
Di Mataram, menurut, Ir. Parman, Ph.D, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Mataram, yang selama ini peduli dalam penelitian dan permasalahan jamur, animo masyarakat untuk membudidayakan jamur ini terbilang kurang. “Padahal untuk komoditi ekspor usaha ini sangat menjanjikan,” katanya.
Berbeda dengan jamur merang yang perlu ruangan tertutup dan hangat serta kedap udara, jamur tiram tidak memerlukan suhu tertentu atau ruang kedap udara. “Pada suhu biasa, jamur tiram bisa tumbuh dengan baik,” lanjutnya. Jamur tiram yang umum dikembangkan untuk budidaya biasanya berwarna putih, sementara warna coklat dan merah muda tidak. Menyoal rasa dari jamur tersebut, ungkap Parman, tergantung medianya. Sementara itu, untuk menghasilkan jamur sesuai warnanya tergantung pada warna asal bibit yang ditanam.-niek
Cermati Ciri-ciri Jamur Beracun
SECARA umum, jamur termasuk dalam jenis sayuran yang mengandung sedikit sekali protein dan hidrat arang, seperti halnya kangkung, ketimun, kool, kembang kool, tauge, sawi. “Karena kandungan kalorinya rendah, jamur boleh dimakan sekehendak atau bebas tanpa memperhitungkan banyaknya,” kata Ni Nyoman Widarmini, S.K.M. Kepala Instalasi Gizi Rumah Sakit Umum, Mataram.
“Tentunya, jamur yang boleh dimakan atau tidak beracun,” ungkap Ir. Parman, Ph.D. Menurutnya, jamur tiram, yang berkembang dibudidayakan hingga saat ini adalah jamur tiram putih, coklat dan merah muda. Jamur ini, tumbuh di kayu yang mengalami pelapukan atau yang sudah mati, tumbuh pula di ilalang, sampah tebu dan sampah sagu.
Jamur tersebut tidak beracun dan boleh dimakan. Jamur yang tergolong beracun dan tidak dapat dikonsumsi, lanjutnya, jika jamur tiram misalnya, tumbuh di kayu yang masih hidup, tumbuh di bangkai, kotoran ayam atau binatang ternak. “Jika termakan, jamur jenis ini akan menyebabkan keracunan dan dalam konsentrasi racun tinggi dan bisa menyebabkan kematian,” ujarnya.
Ciri-ciri jamur beracun antara lain, umumnya tangkai payungnya bergelang atau terdapat lingkaran menyerupai cincin. Tapi, katanya, tidak semua yang bergelang merupakan jamur beracun. Selain itu, aroma jamur akan terasa berbau sangat tajam, jika dipotong terdapat cairan kekuning-kuningan dan berlendir. “Jika terdapat tanda-tanda tersebut, sebaiknya jamur ini jangan dikonsumsi,” saran Parman. Jamur ini biasanya tumbuh liar, sementara jamur yang sengaja dibudidayakan untuk dikonsumsi tentunya jamur yang tidak beracun, jadi tidak perlu khawatir membeli jamur apalagi yang sudah dalam kemasan.
Selain dikonsumsi dalam keadaan segar, jamur juga kerap dikonsumsi setelah mengalami pengeringan untuk pengawetan. Menurut Nyoman, antara jamur segar dan jamur kering terdapat perbedaan kalori yang dikandungnya. Jamur segar dalam 100 gram di dalamnya terdapat 15 kalori, protein 3,8 gram, lemak 0,6 gr, karbohidrat 0,9 gr, kalsium 3 mg, zat besi 1,7 mg, vitamin B 0,1 mg dan vitamin C 5 mg.
Sedangkan pada 100 gram jamur kering terdapat 128 kalori, protein 16 gram, lemak 0,9 gr, karbohidrat 64,6 mg, kalsium 51 mg, zat besi 6,7 mg, vitamin B 0,1 mg dan tidak mengandung vitamin C. “Jamur segar maupun jamur kering keduanya tidak mengandung vitamin A,” ujar Nyoman yang sudah 15 tahun bekerja di Instalasi Gizi ini. – niek
Belum Mampu Memenuhi Permintaan
BUDIDAYA jamur tiram dengan memanfaatkan limbah gergajian kayu yang dilakukan Mahrup, bisa dijadikan alternatif usaha yang mempunyai prospek sangat baik. Selain memakai bahan yang mudah dan murah, Mahrup juga membuat sendiri bibit induk dan bibit sebar jamur tiram ini, sehingga tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli bibit.
Dalam waktu dua setengah bulan bibit tersebut sudah dapat dipakai, lebih cepat ketimbang proses yang selama ini dikenal yang memakan waktu sekitar empat bulan. Membuat bibit induk dan bibit sebar jamur tiram dilakukan dengan menyediakan media antara lain dedak halus dan tepung jagung yang dicampur dan ditambahkan air lalu dibuat adonan atau pasta (perbandingan 2:1). Media tanam dipres dengan alat pres yang direkayasa sendiri.
Proses perawatan hingga panen dalam budidaya jamur tiram ini juga cenderung gampang. Setelah polybag-polybag dingin, bibit jamur tiram dimasukkan satu sendok di bagian atasnya dan disimpan dalam ruang inkubasi. Jumlah bibit yang dimasukkan tidak akan berpengaruh pada berat jamur yang dihasilkan melainkan proses keluarnya jamur bisa lebih cepat, kata Mahrup. Lama kelamaan, polybag-polybag tersebut nantinya akan kelihatan memutih di seluruh permukaannya. “Jika sudah putih semua, polybag tersebut dapat dipindahkan ke ruang produksi,” ujar Mahrup.
Dalam ruang produksi, perawatan sederhana dimulai dengan membersihkan ruangan tiap pagi serta menyemprot polybag dengan air untuk tetap menjaga kelembaban ruangan serta merangsang tumbuhnya jamur tiram. Agar proses tumbuhnya jamur cepat, maka kapas penutup mulut polybag dibuka beberapa sebelum jamur keluar. Dalam waktu 15 hari dalam ruang produksi, jamur akan terlihat bermunculan, keluar dari mulut-mulut polybag. Tidak lama setelah itu, selang tiga hari kemudian jamur tiram pun mekar dan panen pertama pun bisa dimulai.
Selain menjual jamur segar, Mahrup juga menyediakan polybag-polybag berisi jamur tiram berumur sehari untuk dijual. “Artinya, kami menjual jamur yang sudah keluar dan kemungkinan sudah tidak lagi terkontaminasi,” katanya. Untuk pemasaran polybag jamur siap panen ini, Mahrup memakai sistem mitra, mereka yang sengaja membeli polybag-polybag jamur siap panen tersebut. Sampai saat ini, ia memiliki setidaknya enam mitra yang rutin mengambil masing-masing 200 polybag tiap bulannya. Di samping itu, pemasaran dilakukan di pasar-pasar tradisional sekitar Mataram.
Permintaan akan jamur siap panen dalam polybag tersebut, menurutnya, sangat tinggi, hanya saja ia belum mampu menyediakannya. Tahun 2005 ini ia telah membuat bibit lebih banyak dari biasanya, serta sedang melakukan proses percobaan pada kemungkinan bisa menambah berat jamur tiram saat dipanen setidaknya dua ons. Di rumahnya, tempat budidaya jamur tiram sampai saat ini, Mahrup telah banyak memberikan pelatihan-pelatihan pada mahasiswa tentang budidaya jamur tiram juga sebagai tempat PKL, sumber bahan penelitian dan konsultasi teknologi serta menjadi tempat tujuan agrowisata yang sering dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah di NTB. –niek